
Pelecehan antar remaja di internet semakin parah, bahkan menjadi wabah akut. Di negara Australia misalnya, dalam 8 bulan terakhir diklaim setidaknya 10 remaja bunuh diri karena dihina ataupun diancam di internet.
Itulah yang dikemukakan aktivis kaum muda Australia, Les Twentyman. Dikatakannya, aksi pelecehan tersebut marak di situs jejaring seperti MySpace dan Facebook.
Untuk mencegah akibat yang lebih parah, ia berharap Kementerian Komunikasi untuk mengubah aturan hukum sehingga polisi bisa menangkap para pelaku pelecehan online.
Twentyman mencontohkan seorang remaja usia 17 tahun baru-baru ini tewas menjatuhkan diri dari jembatan. Perbuatan nekat itu dilakukannya setelah dia mencapat ancaman mati di internet.
Orang tua si anak kemudian berencana menggelar kampanye agar masyarakat semakin sadar tentang adanya pelecehan cyber. Twentyman sendiri menilai, pelecehan cyber sudah menjadi semacam wabah serius.





No comments:
Post a Comment